Friday, May 27, 2011

Mitos Pelabelan ‘Kita’ dan ‘Mereka’

Oleh: Ardhyana Rokhmah Pratiwi


“People demand freedom of speech as a compensation for the freedom of thought which they seldom use. Kalimat Soren Kierkegaard itu adalah doktrin wajib bagi seluruh mahasiswa yang mengambil konsentrasi Media Studies di tempat saya mendapatkan gelar sarjana saya. Belajar bagaimana liciknya media massa menyaring dan menyingkirkan informasi yang menurut mereka berlawanan dengan kepentingan kapitalis tapi berteriak nyaring, mengakui bahwa apa yang mereka tunjukkan adalah realitas, di akhir studi, kami menjadi orang-orang yang tidak mempercayai media massa. Media massa tidak hanya membatasi ‘kebebasan berbicara’, tapi juga berusaha membelenggu ‘kebebasan berpikir’; berusaha menyebarkan sudut pandang yang seragam yang pada akhirnya mematikan kebebasan berpikir khalayak. Dan sejak tahun ketiga saya di program S1, saya mengabaikan istilah ‘kebebasan berbicara’ dan mulai berpikir lebih banyak tentang ‘kebebasan berpikir’.